|
TIGA TAHAPAN REFORMASI BIROKRASI Reformasi birokrasi dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. TAHAP PERTAMA Membangun kepercayaan, public trust yang dilakukan tahun 2004 - 2006. Dalam periode ini dilaksanakan berbagai upaya peningkatan pelayanan publik melalui penetapan best practices dan pembentukan One Stop Services (OSS). Sebab dengan pelayanan publik yang baik diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah, karena pelayanan prima mencerminkan pemerintahan yang bersih dari korupsi. TAHAP KEDUA Meningkatkan investasi, baik PMDN sebagai fokus utama, maupun PMA yang juga menentukan. Dilakukan 2006-2007. Pada tahap ini pelayanan publik ditekankan pada pelayanan investasi, dengan mengutamakan pemberdayaan masyarakat. Kalau tahap pertama sekolah gratis, rumah sakit gratis, maka tahap kedua ini bagaimana menjauhkan masyarakat dari rumah sakit. Yakni dengan menciptakan lingkungan yang baik, gizi baik. Bagaimana mereka bisa membayar sekolah. TAHAP KETIGA Pembentukan pilot project reformasi birokrasi (2007 - 2025), dengan memprioritaskan Depkeu, MA, dan BPK. Penentuan tiga lembaga itu belajar dari pengalaman di sejumlah negara Asia, Amerika, dan Australia, yakni dipilih lembaga yang mengelola keuangan, lembaga yang menangani pemeriksaan keuangan dan penertiban aparatur, lembaga/aparat penegakan hukum, dan lembaga yang menangani pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Sumber: diolah dari Layanan Publik, Berkala Kementerian Negara PAN, Tahun III Edisi XX 2007.
|